Wednesday, May 30, 2007

Di lintas Jakarta – Bogor

Gadis,
Selintas cantikmu kusapa dengan beku mata
Nyanyian cinta pengamen muda, menggiyur dengkur bahana jiwa
Terik di siang ini, menggigil
Langit memang bergulung mendung
Mengatup pucuk-pucuk gunung

Gadis,
Pohon-pohon hijau kurus sepanjang tepi jalan kita ini
Membayang akarnya tak lagi mencakar

Gadis,
Jaga hatimu
Sebab,
Ibu Bumi sudah diabaikan

Salam.




Jkt-Bgr, 28/29 Maret 2006

No comments: