Monday, March 22, 2010

"Perhelatan Salam"

Ruang semu dalam rumah semu di jagad semu 
perhelatan terselenggara tanpa pagar maupun pembatas 
seleret garis pun tidak menandai adanya sekat aku, kau, dia, kami, kamu, kita dan mereka 
siapa saja 
tanpa bentuk 
tanpa rupa 
tanpa gerak 
tanpa lenggang 
tanpa desah 
tanpa suara 
salam sapa pesat berkilat menuju ke menyampai di semua arah semua aras 
semu 
menyapa segala waktu tanpa pekan hari tanggal jam menit detik
bulan tahun windu abad dan jaman 
diinjak libas tanpa tebas 
sampai 
diam itu dimana-mana dikapan-kapan dikilat-kilat 
dicepat-cepat ditetap-tetap didiam-diam 
sendiri ribut ramainya tanpa ukuran 
ukuran itu memang menyemu 
semu belaka 

Perhelatan 
melenggang maskoki anggun sampai keropos membusuk tanpa peduli seolah-olah 
telaga indah berbunga ganggang berlumuan koral bersembur gelembung angin mata air 
menyata hanya telaga maya aqurium sahaja 
melengking nyanyian kicau burung permai dan anggung perkutut bersanding tumpukan 
pakan, air jernih dan kebersihan setangkai dua seonggok koral 
menyata sebuah sangkar dengan pernik-perniknya 

Perhelatan 
mempertemukan setumpuk rindu kenangan canda tawa tangis kegembiraan 
tukar pikir pengkayaan pengetahuan kecerdasan pemikiran 
janji percintaan pertikaian kenal pisah tanpa karuan 
kejutan 
anak remajanya terjerat kencan maya 
orang tuanya menyibuk berkelit kelindan maya 
perempuannya lelakinya memaya 

Perhelatan 
semu membatu 
panas membeku 
dingin mengapi 
gerah mengangin 

Perhelatan 
menyata menantang maya 
melagu meragu semu 
salam ini bersalam salam 


Watugunung,

Cililin-Kebra-Jaksel, 22 Maret 2010

No comments: